Sabtu, 28 Mei 2011

Alih aksara Korea yang Disempurnakan (EYD)

Alih aksara Korea yang Disempurnakan atau Ejaan Bahasa Korea yang Disempurnakan adalah sistem romanisasi resmi bahasa Korea di Korea Selatan. Sistem ini mulai digunakan sejak 4 Juli 2000 untuk menggantikan sistem McCune-Reischauer (1984). Kalau di Indonesia namanya EYD gitu....

Seperti ini nih....
Beberapa fitur pentingnya adalah sebagai berikut..
  • 어 dan 으 ditulis menggunakan dua huruf hidup: masing-masing eo dan eu.
  • ㅝ ditulis sebagai wo dan ㅢ ditulis sebagai ui.
  • Huruf mati yang tidak disertai hembusan napas (ㅋ, ㅌ, ㅍ, ㅊ) tidak mempunyai tanda apostrofi (k, t, p, dan ch) seperti McCune-Reischauer. Pasangan mereka yang perlu hembusan napas (ㄱ, ㄷ, ㅂ, ㅈ) ditulis dengan huruf-huruf yang disuarakan dalam bahasa Inggris (g, d, b, dan j). 
  • Meskipun begitu, huruf mati yang disertai hembusan napas tersebut juga dapat ditulis sebagai k, t, and p saat muncul pada akhir kata atau jika disertai sebuah huruf mati.
  • ㅅ selalu ditulis sebagai s, dan tak pernah sebagai sh.*Biar gak kayak bahasa jepang .....
  • ㄹ adalah r sebelum sebuah huruf hidup, l sebelum huruf mati atau pada akhir sebuah kata. ㄹ ganda selalu ditulis sebagai ll.
Dan pada dasarnya bahasa korea itu  merupakan gabungan alfabet2 juga seperti layaknya bahasa inggris maupun bahasa indonesia. :)

Jumat, 27 Mei 2011

Tabel konsonan dan vokal Hangeul

Di bawah ini tabel konsonan dan vokal jamo Hangeul, format aslinya diwarnai biru pada baris pertama, sedangkan turunannya pada baris selanjutnya. Tabel dipisahkan menjadi tabel bagian depan, vokal serta bagian belakang.


 Selamat Belajar ..... :)

Hangeul Korea

Hangeul adalah alfabet yang digunakan untuk menulis Bahasa Korea.
Alfabet Hangeul terdiri dari 24 huruf — 14 huruf mati (konsonan) dan 10 huruf hidup (vokal). Sebenarnya Hangeul sebenarnya masih mempunyai 3 konsonan dan 1 buah huruf vokal, namun dihilangkan. Selain untuk menuliskan bahasa Korea, ternyata Hangeul juga dipakai untuk bahasa suku Cia-Cia, di Sulawesi Tenggara

Hangeul diciptakan oleh Raja Sejong yang Agung (1397-1450) pada tahun 1443 masa Dinasti Joseon. Selanjutnya, pada tahun 1446, Hangeul ditampilkan dalam bentuk terpublikasi beserta pedoman penjelasan rinci. Sejong menamakan alfabet tersebut Hunminjeongeum. Alfabet ini sekarang dinamakan Hangeul yang bermakna "alfabet Han" atau "alfabet Agung". Setiap tanggal 9 Oktober di Korea Selatan diperingati sebagai Hari Hangeul.Kalau di Indonesia hari sumpah pemuda kali ya....
"Kami putra-putri Indonesia mengaku berbahasa satu, bahasa persatuan, bahasa Indonesia...."
Tapi disayangkan sikap orang-orang kita.. Merusak bahasa sendiri dengan dialek gaul-lah atau apalah namanya.... -.-'

Hangeul mempunyai keunikan tersendiri yaitu, dari 6000 buah bahasa yang ada di duni saat ini, hanya 100 bahasa yang memiliki aksara mereka sendiri, salah satunya adalah Bahasa Korea yang menggunakan sistem penulisan Hangeul ini :) .
Selain itu.... Hangeul adalah satu-satunya aksara yang diciptakan oleh seorang individu berdasarkan teori dan maksud yang telah direncanakan dengan baik.Dibanding aksara bangsa lain, Hangeul tidak didasarkan pada suatu bahasa tulis atau meniru aksara lain, namun unik khas Korea. Lebih lagi, Hangeul merupakan sistem penulisan yang bersifat ilmiah, didasarkan pada pengetahuan kebahasaan yang mendalam dan asas-asas filosofis sehingga membuatnya praktis, mudah dipelajari, dan elok rupanya. so sweeeet ....

 

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified