Seringkali, proses romanisasi agak sulit karena huruf Latin hanya memiliki 26 karakter, pada beberapa kasus lebih sedikit daripada aksara-aksara lain. Akan tetapi, hal ini bisa dipecahkan dengan menggunakan tanda diakritis atau kombinasi huruf. Dalam bahasa Indonesia, tidak ada tanda diakritis, tetapi ada kombinasi huruf yang melambangkan satu fonem, yaitu "ny", "ng", "kh", dan "sy". :)
Sabtu, 28 Mei 2011
Romanisasi
Seringkali, proses romanisasi agak sulit karena huruf Latin hanya memiliki 26 karakter, pada beberapa kasus lebih sedikit daripada aksara-aksara lain. Akan tetapi, hal ini bisa dipecahkan dengan menggunakan tanda diakritis atau kombinasi huruf. Dalam bahasa Indonesia, tidak ada tanda diakritis, tetapi ada kombinasi huruf yang melambangkan satu fonem, yaitu "ny", "ng", "kh", dan "sy". :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Blog Archive
-
▼
2011
(15)
-
▼
Mei
(14)
-
▼
Mei 28
(11)
- Yonghwa – “Banmal Song” (반말송) / “For the First-Tim...
- Unit Penghitungan Bahasa Korea
- Romanisasi
- Fakta unik seputar angka 1-5
- Kata Benda dan Artikel Bahasa Jerman
- Kata ganti Pelaku Bahasa Jerman
- Die Zahlen und zählen (Angka dan Berhitung)
- Pelafalan Huruf Bahasa Jerman
- Cara Baca tulisan Bahasa Jerman
- Salam Sapaan Begrüssung
- Alih aksara Korea yang Disempurnakan (EYD)
-
▼
Mei 28
(11)
-
▼
Mei
(14)
Labels
ArkeoloGi
(1)
Arsitek
(1)
Ceramah
(2)
Info
(2)
Karya Ilmiah 2009-2010
(7)
Korea
(5)
Negara Industri Baru (ASIA)
(2)
Negara Maju (EROPA)
(5)
Negriku
(1)
News
(2)
Persib
(5)
Qurban
(1)
SOsioloGi
(7)
Seventeen Band
(8)
Unek - Unik Djarum ISL 2009/2010
(5)

0 komentar:
Posting Komentar